Berita

5 Kawasan Paling Potensial untuk Investasi Properti di Makassar Tahun 2026

24 July 2026 · 25x dibaca
5 Kawasan Paling Potensial untuk Investasi Properti di Makassar Tahun 2026
5 Kawasan Paling Potensial untuk Investasi Properti di Makassar Tahun 2026 Makassar bukan lagi sekadar kota transit di Indonesia Timur. Sebagai "Gerbang Timur Indonesia", kota ini kini menjadi pusat perdagangan, pendidikan, dan logistik yang terus tumbuh. Data terbaru menunjukkan sektor perumahan, kawasan industri, dan perkantoran menjadi penyumbang investasi terbesar di Makassar dengan nilai mencapai ratusan miliar rupiah pada awal 2026. Artinya, uang besar sedang mengalir ke properti Makassar — dan investor ritel seperti Anda punya kesempatan untuk ikut menikmati kenaikannya. Pertanyaannya: di mana sebaiknya Anda membeli? Berikut lima kawasan yang layak masuk radar investasi Anda tahun ini. 1. Hertasning Baru – Aroepala (Perbatasan Makassar–Gowa) Koridor Jalan Hertasning Baru dan Tun Abdul Razak (Aroepala) saat ini menjadi primadona hunian tapak. Jalannya lebar, akses ke pusat kota lancar, dan pengembang perumahan berlomba-lomba membangun klaster baru di sini. Harga tanah berkisar Rp4 juta hingga Rp9 juta per meter persegi, dan kenaikannya termasuk yang paling cepat di Makassar karena permintaan rumah tinggal yang sangat tinggi. Kawasan ini cocok untuk investor yang mengincar capital gain dari rumah tapak atau tanah kavling. Beli sekarang, tahan 3–5 tahun, dan biarkan pertumbuhan kawasan yang bekerja untuk Anda. 2. Tamalanrea – BTP (Dekat UNHAS) Keberadaan Universitas Hasanuddin menjadikan Tamalanrea pasar abadi untuk kos-kosan dan rumah kontrakan. Setiap tahun ribuan mahasiswa baru datang dan butuh tempat tinggal — permintaan sewa praktis tidak pernah mati. Di sekitar BTP (Bumi Tamalanrea Permai), masih bisa ditemukan tanah dengan harga di bawah Rp1 juta per meter di titik tertentu, sementara area yang lebih dekat kampus dan jalan poros harganya jauh lebih tinggi. Strategi terbaik di sini adalah investasi cashflow: bangun kos-kosan atau beli rumah untuk disewakan. Yield sewa properti dekat kampus di Makassar termasuk yang paling stabil. 3. Biringkanaya – Sudiang (Koridor Bandara) Kawasan utara Makassar ini adalah akses utama menuju Bandara Sultan Hasanuddin dan berdekatan dengan Kawasan Industri Makassar (KIMA). Harga tanah masih relatif terjangkau, berkisar Rp2 juta hingga Rp6 juta per meter persegi. Kombinasi bandara, kawasan industri, dan proyek infrastruktur menjadikan Biringkanaya menarik untuk investasi jangka menengah — baik untuk perumahan pekerja industri, gudang, maupun ruko. Bonus penting: banyak titik di Sudiang dikenal sebagai area bebas banjir, faktor yang makin diperhitungkan pembeli properti di Makassar. 4. Tanjung Bunga – CBD Losari Ini adalah kawasan premium Makassar. Central Business District Tanjung Bunga terus berkembang dengan hotel, pusat perbelanjaan, dan hunian vertikal, ditopang keberadaan proyek strategis Makassar New Port yang memperkuat posisi kota sebagai hub logistik Indonesia Timur. Harga tanah di kawasan pesisir Losari jauh di atas rata-rata kota, sehingga tiket masuknya memang mahal. Namun untuk investor bermodal besar, properti komersial di kawasan ini — ruko, kondotel, atau unit apartemen — menawarkan prestise dan potensi apresiasi jangka panjang yang sulit ditandingi kawasan lain. 5. Antang – Manggala (Kawasan Berkembang Timur) Bagi investor bermodal terbatas, Antang adalah pintu masuk yang menarik. Tanah di sekitar Jalan Waduk Tunggu Pampang masih bisa didapat sekitar Rp2,2 juta per meter dengan legalitas SHM, dan area ini terus berkembang sebagai kawasan residensial. Pola klasiknya sederhana: kawasan pinggiran yang dilalui perbaikan akses jalan hampir selalu mengalami lonjakan harga dalam 5–10 tahun. Tips Sebelum Membeli Apa pun kawasannya, tiga hal ini wajib Anda periksa. Pertama, legalitas — pastikan sertifikat SHM atau minimal HGB yang jelas, dan cek keaslian sertifikat di BPN. Kedua, zonasi — pastikan peruntukan lahan sesuai rencana Anda (hunian, komersial, atau industri) melalui RTRW Kota Makassar. Ketiga, akses dan banjir — survei langsung saat musim hujan jika perlu, karena dua kavling bersebelahan bisa punya nilai jual sangat berbeda hanya karena faktor genangan. Kesimpulan Momentum properti Makassar tahun 2026 sedang bagus: investasi dalam negeri (PMDN) tumbuh pesat dan sektor properti menjadi magnet utamanya. Pilih kawasan sesuai profil Anda — Hertasning dan Antang untuk capital gain, Tamalanrea untuk cashflow sewa, Biringkanaya untuk jangka menengah, dan Tanjung Bunga untuk investor premium. Yang terpenting: mulai dari survei lokasi, bukan dari brosur. *Butuh bantuan mencari properti investasi di Makassar? Hubungi tim kami untuk konsultasi gratis.*
💬 Konsultasi Gratis via WhatsApp ← Semua Artikel
Baca juga: